Mengenal Lasik: Apa sih Lasik itu?

Apa sih Lasik itu? Kalau misalnya mata kamu minus atau silinder atau keduanya, kamu bisa memilih tindakan Lasik untuk menghilangkan ketergantungan kamu memakai kacamata atau softlens. Sebelum kita cerita lebih lanjut tentang Lasik, mungkin ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu, kenapa sih mata kita minus? Atau kenapa sih mata kita silinder?

Penyebab Mata Minus dan Silinder

Mata minus itu terjadi umumnya akibat dari sumbu bola mata yang memanjang ke belakang. Jadi, sinyal yang masuk akhirnya jatuh tidak pas di dinding penglihatan, tetapi di depan dinding penglihatan sehingga penglihatan buram. Ini adalah kelainan anatomis. Begitu juga dengan silinder, silinder itu terjadi akibat dari kornea mata yang seharusnya bentuknya cembung sempurna, ini ada permukaannya yang datar. Ini juga akibat dari kelainan anatomis. Mengapa bisa terjadi kelainan anatomis? Kelainan anatomis dapat terjadi akibat dari genetik atau lingkungan atau keduanya, sehingga bisa menyebabkan kamu minus. 

Banyak orang yang salah kaprah tentang mata minus dan silinder. Banyak yang meyakini bahwa mata minus dan silinder dapat sembuh jika mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin atau melakukan senam mata. Mereka juga meyakini bahwa mata minus dan silinder dapat hilang dengan memakai kacamata. Penting diketahui bahwa, mata minus dan silinder itu tidak bisa hilang secara alami, mata minus dan silinder tidak bisa hilang atau berkurang meskipun kamu minum jus wortel sebanyak apapun. Mata minus juga tidak bisa hilang dengan memijit-mijit mata setiap hari atau senam mata. Ada juga yang beranggapan bahwa misalnya dengan memakai kacamata khusus yang ada bolong-bolongnya bisa mengobati mata minus secara permanen. Semuanya salah…!!!

Apa itu Lasik?

 Kalau misalnya mata kamu minus atau silinder atau keduanya Mengenal Lasik: Apa sih Lasik itu?

Mata minus dan silinder hanya bisa hilang dengan tindakan operasi, salah satunya adalah Lasik. Lasik itu adalah kepanjangan dari Laser-Assisted in Situ Keratomileusis. Lasik adalah tindakan untuk memperbaiki kelainan refraksi pada mata, sehingga pasien dapat terlepas dari kacamata ataupun lensa kontak. Proses tersebut bekerja dengan cara menipiskan kornea sehingga sinar yang masuk ke mata kamu jatuhnya pas ke dinding fokus penglihatan. Minus berapa saja atau silinder berapa saja yang bisa dihilangkan atau dikurangi dengan Lasik? Untuk sejauh ini, Lasik bisa mengurangi minus dari minus 1 sampai minus 14 dan silinder 1 sampai 5, namun juga harus melihat bagaimana keadaan kornea kamu, tebal atau tidak. Disamping itu, terdapat juga beberapa faktor lainnya yang membuat tidak semua orang dapat melakukan Lasik karena retina dan bagian mata lainnya harus diperiksa dari depan sampai belakang.

Apakah Operasi Lasik Sakit?

Apakah operasi Lasik sakit? Tindakan lasik sama sekali tidak sakit, tidak menggunakan jarum suntik atau alat tajam lainnya. Prosesnya pun sangat cepat, hanya sekitar 20 menit. Pasien hanya akan merasakan silau dan banyak air yang akan disemprotkan ke mata pasien. Persiapan sebelum Lasik yaitu pasien harus melepaskan softlens 2 minggu sebelum dilakukan pemeriksaan. Jika memakai hardlens, maka harus dilepas sebuan sebelum pemeriksaan.


Dokter akan melakukan terapi pada kornea mata dengan menggunakan sinar, yakni suatu perubahan dari topografinya atau perubahan bentuk dengan sinar tersebut agar cahaya yang biasanya pada mata minus atau silider awalnya tidak terfokus pada titik tajam penglihatan sentral, dengan dilakukan Lasik maka sinar tersebut akan fokus pada saraf mata tanpa menggunakan kacamata.

Syarat Melakukan Lasik

Pasien yang mengalami kelainan mata minus atau silider dan telah setuju melakukan tindakan Lasik, terlebih dahulu akan melewati proses pre Lasik. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi mata pasien dan koreksi yang nanti akan diberikan oleh Lasik tersebut optimal dari pemeriksaan pre-Lasik ini. Pemeriksaan pre-Lasik akan melihat kondisi bola mata secara umum, baik itu secara struktural dipermukaan bola mata sampai dengan kondisi dari saraf mata. Pemeriksaannya berlangsung selama 2 sampai 3 jam untuk mengevaluasi seluruh kondisi dari bola mata.
  1. Pasien yang boleh mengikuti Lasik minimal berusia 18 tahun.
  2. Pasien tidak sedang hamil atau menyusui dimana kondisi tersebut dapat berpengaruh secara hormonal.
  3. Pasien tidak menggunakan lensa kontak dalam 2 minggu terakhir.
  4. Pasien telah menggunakan lensa kacamata stabil selama setahun.

Efek Samping Lasik

Apakah ada efek samping Lasik? Dengan teknologi yang canggih saat ini, maka segala efek samping dapat diminimalkan. Tingkat keberhasilan operasi Lasik sangat tinggi sebab telah banyak pasien yang disembuhkan dari mata minus dan silinder dengan cara ini. Masalah yang mungkin muncul, misalnya sebelum Lasik mata pasien minus 7, setelah Lasik masih ada sisanya minus 2. Atau misalnya sebelum Lasik pasien minus 8, setelah Lasik masih menyisakan minus 1. Hal ini disebabkan oleh bola mata banyak bergerak saat Lasik dilakukan. Jadi, sangat disarankan bagi pasien yang akan melakukan Lasik untuk berkonsentrasi agar bola mata tidak terlalu banyak bergerak.

Terdapat juga mitos seputar Lasik, misalnya mata yang telah melalui proses Lasik akan meleleh atau buta 10 atau 20 tahun ke depan? Hal ini tidak benar, sampai saat ini tidak pernah ada laporan mengenai kasus orang yang setelah Lasik matanya meleleh atau buta.

Demikianlah penjelasan tentang Operasi Lasik, semoga bermanfaat.
LihatTutupKomentar